Pesan Seorang Ayah

Posted: November 8, 2008 in Catatan Harian
Tags:

Dahulu kala ada 2 orang kakak beradik.
Ketika ayahnya meninggal sebelumnya
berpesan dua hal:
Pertama :Jangan pernah menagih hutang
kepada orang yang berhutang kepadamu,
Kedua: Jika mereka pergi dari rumah ke
toko jangan sampai mukanya terkena sinar
matahari.

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan
terjadi, bahwa beberapa tahun setelah
ayahnya meninggal anak yang sulung
bertambah kaya sedang yang bungsu
menjadi semakin miskin. Ibunya yang
masih hidup menanyakan hal itu kepada
mereka. Jawab anak yang bungsu: “Ini
karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah
berpesan bahwa saya tidak boleh menagih
hutang kepada orang yang berhutang
kepadaku, akibatnya modalku susut karena
orang yang berhutang kepadaku tidak
membayar sementara aku tidak boleh
menagih”. “Juga Ayah berpesan supaya
kalau saya pergi atau pulang dari rumah
ke toko dan sebaliknya tidak boleh
terkena sinar matahari. Akibatnya saya
harus naik becak atau andong, padahal
sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja,
tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya
pengeluaranku bertambah banyak”.

Kepada anak yang sulung yang bertambah
kaya, ibupun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung: “Ini semua adalah
karena saya mentaati pesan ayah. Karena
Ayah berpesan supaya saya tidak menagih
kepada orang yang berhutang kepada saya,
maka saya tidak pernah menghutangkan
sehingga dengan demikian modal tidak
susut”. “Juga Ayah berpesan agar supaya
jika saya berangkat ke toko atau pulang
dari toko tidak boleh terkena sinar
matahari, maka saya berangkat ke toko
sebelum matahari terbit dan pulang
sesudah matahari terbenam. Karenanya
toko saya buka sebelum toko lain buka,
dan tutup jauh sesudah toko yang lain
tutup.” “Sehingga karena kebiasaan itu,
orang menjadi tahu dan tokoku menjadi
laris ,karena mempunyai jam kerja lebih
lama”.

———— ——— —

Kisah diatas menunjukkan bagaimana
sebuah kalimat di tanggapi dengan
presepsi yang berbeda. Jika kita melihat
dengan positive attitude maka segala
kesulitan sebenarnya adalah sebuah
perjalanan membuat kita sukses tetapi
kita bisa juga terhanyut dengan adanya
kesulitan karena rutinitas kita ..
pilihan ada di tangan anda. ‘Berusahalah
melakukan hal biasa dengan cara yang
luar biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s