Memamerkan Kemesraan

Posted: May 23, 2009 in Catatan Harian
Tags: ,

Bagaimana reaksi Anda bila tiba-tiba memergoki sepasang kekasih sedang berciuman mesra di salah satu sudut tangga darurat sebuah pusat perbelanjaan? Kaget, risih, jengkel, atau malah justru malu.

Pasangan yang sedang dimabuk asmara memang sering kesulitan mengontrol emosinya. Mereka seakan tak kenal waktu, tempat, dan aturan yang berlaku di masyarakat. Di beberapa daerah, memang telah diberlakukan berbagai aturan tentang ‘batasan’ hubungan antara lawan jenis, terutama di kawasan publik. Namun, pelaksanaan aturan itu sendiri masih sering tercederai.

Anda bisa saja merasa risih memergoki pamer kemesraan pasangan sejoli di tempat umum. Tapi, bagaimana bila Anda yang kebetulan berada di posisi itu? Anda dan pasangan benar-benar sedang saling jatuh cinta, dan terdorong perasaan yang sangat kuat untuk selalu merapat dengannya di manapun berada. Lantas, bagaimana aturannya?

Meskipun Anda dan pasangan sudah berstatus resmi sebagai suami-istri, menampilkan kemesraan secara berlebihan di depan umum tetap tak bisa dibenarkan. Bila Anda kebetulan sangat bahagia karena sang suami membelikan Anda sepatu yang sudah lama Anda incar, jangan lantas memeluk dan menciuminya saat itu juga di depan penjaga toko. Cukup berikan senyum termanis Anda, dan simpan ciuman mesra itu hingga Anda berdua sampai di rumah.

Di Amerika, negara yang dikenal memiliki aturan lebih bebas, urusan pamer kemesraan ini juga masih dipermasalahkan. Charles Purdy, penulis Urban Etiquette: Marvelous Manners for the Modern Metropolis memberikan batasan, “Wajar-wajar saja kok bila ini dilakukan di tempat yang tepat. Asal tidak lebih dari bergandengan tangan, memeluk pinggang, atau mengecup bibir.” Sedangkan, “Tindakan yang ekstrim seperti tangan menggerayang di bawah pakaian atau mengulum bibir, hanya membuat pasangan itu terlihat tidak dewasa atau mungkin sedang mabuk.”

Menunjukkan kemesraan adalah hak pribadi setiap orang. Meski begitu, Anda harus tetap mempertimbangkan kenyamanan orang-orang di sekitar Anda. Intinya, Anda boleh saja menunjukkan kemesraan selama tak mengganggu orang lain.

Bergandengan tangan selama berjalan-jalan bersama pasangan, boleh lah. Merangkul pinggang pun masih bisa diterima. Tapi, hindari berpelukan berlama-lama dan mencium bibir pasangan di depan umum, bisa-bisa, Anda berdua malah digiring petugas Satpol PP karena dianggap mengganggu kenyamanan umum!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s