Cinta Tidak Buta

Posted: March 17, 2008 in Catatan Harian
Tags: ,

Pada dasarnya memilih pasangan hidup bukanlah persoalan yang mudah. Jangan sampai kamu memilih orang yang salah untuk menghabiskan hidupmu bersamanya. Jika salah memilih, bisa – bisa kamu malah akan terjebak dalam kehidupan yang tidak bahagia, depresi, stress, yang tak hanya akan mempengaruhi kesehatan mental tetapi juga fisik. Bukan tidak mungkin, kamu akan berada dalam situasi ketidakstabilan ekonomi, atau bahkan salah – salah malah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Kalaupun akhirnya kamu memutuskan bercerai, mau tak mau kamu harus berjuang sebagai single parent. Akibat dari kesalahan memilih pasangan ini akan berdampak tak hanya bagi kamu pribadi, tetapi juga pada keluarga anak-anak kamu nantinya.

Karena itu, bersikaplah bijak dalam menentukan pasangan hidup, jangan mau dibutakan oleh cinta. Jangan terlalu terbawa perasaan hatimu untuk memutuskan, “ya, ini jodoh saya”. Kamu harus memiliki beberapa hal dasar agar hubungan berjalan seperti yang kamu harapkan. Komunikasi, penyelesaian masalah, penyelesaian konflik, dsb. Dan yang terpenting, kamu harus menemukan pasangan yang memiliki keinginan yang sama dengan kamu. Pasangan yang bersedia melakukan yang terbaik untuk kebaikan kalian berdua.

Kelangsungan sebuah hubungan tidak hanya bergantung pada ada tidaknya chemistry, suatu rasa yang menggetarkan hati saat kamu bersamanya. Cinta sama sekali tidak buta. Keberlangsungan sebuah hubungan sepasang kekasih dibangun di atas pondasi cinta, kepercayaan, komitmen, kedekatan, dan rasa sayang.

Beruntunglah jika kamu telah menemukan seseorang yang kamu rasa cocok dengan dirimu, dan yang tak kalah penting, ia juga merasakan hal yang sama. Yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah menjalin kedekatan untuk mengeksplorasi tindakan atau sikap yang dapat menunjukkan siapa dirinya sebernarnya. Dalam hal ini, waktu merupakan faktor yang penting. Karena, saat perpacaran biasanya orang akan bersifat munafik. Dia akan memperlihatkan bukan sifat aslinya.

Sebuah hubungan bermula dari pengenalan terhadap seseorang, dan akan semakin berkembang dan mendalam seiring waktu yang kamu berdua jalani bersama. Penting mengetahui bagaimana sikapnya dalam berbagai situasi, sikapnya dengan teman, keluarga, rekan kerja, orang asing, dan caranya menghadapi anak-anak.tcl3013i-love-you-posters.jpg

Kedekatan yang semakin terjalin, membuat kamu mulai menaruh kepercayaan pada dirinya. Namun jangan berikan seluruh kepercayaan padanya di saat awal hubungan. Berhati – hatilah !! Anda harus membatasi hal-hal apa saja yang kamu bertukar cerita dan apa saja yang merupakan rahasia tentang dirimu.

Seiring berjalannya waktu, kamu bisa mulai membuat komitmen. Namun, sekali lagi jangan terburu-buru. Tetaplah berada dalam zona aman, artinya, jangan berbuat melampaui komitmen yang telah kamu buat, dan sebaliknya, jangan membuat komitmen jika kamu belum siap menjalaninya. Misalkan kamu dan pasangan baru pada tahap pacaran, maka jangan sampai kamu memberikan seluruh hidup mati kamu padanya.

Jika kamu melampaui zona aman, kamu seringkali terbawa perasaan. Demi cinta, kamu biasanya mau memberikan segalanya kepada pasangan. Demi cinta, kamu akan berkompromi dengan hal yang sebenarnya sangat menyiksa dirimu. Demi cinta, kamu rela diperlakukan apapun. Inilah yang namanya cinta yang tidak logis. Dan bersiap-siaplah menerima kenyataan jika ternyata nanti pada akhirnya kamu akan menderita dalam kehidupan pernikahan.

Hal-hal itulah yang setidaknya akan membantu kamu memprediksi bagaimana sikap pasanganmu setelah terikat dalam pernikahan. Dengan mengikuti berbagai pertimbangan ini, kamu dapat mengikuti kata hati kamu tanpa kehilangan akal sehat. Ya, cinta adalah gabungan dari hati dan logika dan bukan cinta itu buta.

Comments
  1. d.E.E says:

    mrinding aku bacane…
    tapi kerenn, walaupun…
    ga bilang deh..
    just u n me..
    wakaka!

    ————————————————————————————————————————————————————

    kan dah tak jelaske..

  2. sedty says:

    cool…
    suka banget artikelnya.
    thanks for sharing.
    salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s